7 makanan agar tetap sehat

Dewasa ini orang menjadi semakin sadar akan kebutuhan mereka untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Hal ini berarti secara sadar membuat pilihan yang lebih baik sepanjang hari. Ketika menyangkut nutrisi, banyak yang telah dikatakan tentang masalah ini, dari sekadar kabar angin hingga penelitian berbasis bukti. Perbedaan antara keduanya terkadang menimbulkan tantangan. Jadi berikut tujuh makanan agar tetap sehat untuk Anda yang didukung oleh penelitian, banyak di antaranya telah dikenal secara tradisional dalam budaya yang berbeda namun baru-baru ini divalidasi oleh sains.

  1. Beberapa Lemak Baik

Sementara lemak jenuh harus dibatasi atau dihindari, lemak tak jenuh (polyunsaturated atau monounsaturated) mengandung asam lemak penting yang membantu menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang buruk sementara meningkatkan kolesterol HDL (high density lipoprotein) yang baik. Salah satu cara untuk memasukkan lemak dalam makanan Anda adalah dengan menggunakan minyak canola untuk memasak. Ini memiliki jumlah lemak jenuh paling sedikit dibandingkan minyak biasa lainnya, membuatnya ideal untuk berbagai kegunaan dari salad hingga tumis.

  1. Benih Bergizi

Makan satu sendok makan biji chia akan memberi Anda 19 persen asupan serat harian yang direkomendasikan selain kalsium, magnesium, zat besi, asam lemak esensial dan antioksidan. Flaxseeds kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6, vitamin B1, B2 dan B6, dan nutrisi lainnya yang membantu meningkatkan energi dan menguntungkan sistem saraf, sistem kekebalan dan darah Anda. Biji labu biasanya dipanggang sebelum dimakan, merupakan sumber seng, tembaga dan selenium. Makan dua sendok makan biji labu akan memberi Anda sekitar 25% magnesium, mineral yang memainkan peran kunci dalam sekitar 300 reaksi metabolik di tubuh.

  1. Protein

Protein adalah bagian penting dari setiap sel dalam tubuh manusia dan memainkan peran vital dalam pembentukan dan perbaikan sel. Untuk alasan ini, Anda perlu memastikan bahwa 10 sampai 35 persen kebutuhan kalori harian Anda dipenuhi oleh protein. Misalnya rata-rata pria 60 kg membutuhkan 60 gram protein (25 persen) dan wanita 55 kilogram rata-rata membutuhkan 55 gram. Telur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, susu, kacang-kacangan adalah sumber protein yang baik.

  1. Makan Lima Sayuran dan Buah-Buahan Sehari

Kami memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Anda perlu memasukkan lima porsi sayuran dan buah setiap hari bersama-sama. Lima porsi setara dengan sekitar 400 gram sehari. Masalah sehari-hari seperti sembelit dan gangguan pencernaan hingga kondisi yang lebih serius seperti penyakit jantung dan kanker, buah-buahan dan sayuran jauh membantu mengurangi risiko Anda.

  1. Kacang Menyediakan Lemak dan Energi Sehat

Kacang kaya akan lemak “baik” tak jenuh. Selain itu kenari, kacang tanah dan kacang almond kaya akan serat yang membantu pencernaan, ditambah kenari kaya akan lemak omega-3. Ingatlah bahwa kacang-kacangan kaya akan kalori (10 kacang almond akan memberi Anda 85 kalori sementara 10 kacang mete menambah 95 kalori), jadi penting untuk memakannya secukupnya. Satu ons atau segenggam kacang adalah sekitar 160 kal dengan 6gm protein dan 3g serat yang menjadikannya pilihan ideal untuk makanan ringan.

  1. Serat

Biji-bijian utuh seperti beras merah, pasta gandum utuh dan roti multigrain kaya nutrisi karena mengandung serat tak larut yang membantu menjaga kesehatan perut. Serat juga memenuhi kebutuhan Anda, menjadikan makanan ini pilihan yang baik jika Anda ingin menurunkan asupan kalori dan menurunkan berat badan.

  1. Air putih

Minum enam sampai delapan gelas air putih sehari akan membantu Anda tetap terhidrasi, meski dalam cuaca panas mungkin mengharuskan Anda untuk minum sedikit lebih banyak. Jika Anda menginginkan alternatif sesekali, cobalah air dengan irisan lemon atau teh buah, teh polos atau jus buah tanpa pemanis.

Leave a Reply