5 mitos tentang cokelat

Coklat selalu menjadi salah satu camilan favorit. Itu adalah satu hal yang dapat mengangkat suasana hati kita dalam waktu singkat. Saat ini cokelat digunakan dalam berbagai bentuk dalam berbagai makanan penutup. Konon mitos tentang coklat memiliki sifat penting yang dapat memainkan peran penting dalam menjaga gaya hidup sehat jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Berikut ini daftar 5 mitos tentang cokelat yang tidak boleh Anda percayai lagi. Baca terus untuk mengetahui lebih banyak tentang mitos coklat.

Mitos 1. Cokelat Kurang Bermanfaat Untuk Kesehatan

Cokelat kaya akan sumber antioksidan, magnesium dan seng. Ini juga mengandung fosfat, kalsium dan protein yang membantu mengurangi resistensi insulin. Cokelat hitam memiliki manfaat kesehatan dari segi antioksidan. Mengkonsumsi cokelat hitam secukupnya dapat membantu dalam menjaga tekanan darah dan juga bisa menjaga jantung Anda sehat.

Mitos 2. Cokelat Penyebab Jerawat

Ketika datang ke kesehatan kulit, diet kita memainkan peran utama. Cokelat dapat menyebabkan jerawat karena adanya kandungan lemak di dalamnya tetapi tidak selalu, karena banyak tergantung pada jenis kulit Anda. Diyakini bahwa asupan tinggi makanan berminyak dapat menyebabkan jerawat pada kulit.

Mitos 3. Cokelat Penyebab Berat Badan

Cokelat bukan satu-satunya alasan utama di balik kenaikan berat badan. Apa pun yang dimakan dalam jumlah sedang tidak akan mempengaruhi kesehatan dan berat badan Anda. Sungguh baik untuk makan cokelat jika dimakan dalam jumlah sedang. Kelebihan makanan olahan pun akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Mitos 4: Cokelat Menyebabkan Sakit Kepala

Cokelat sering dilihat sebagai penyebab migrain dan sakit kepala. Namun berbagai penelitian tidak menemukan hubungan antara keduanya. Tidak ada hubungan antara keduanya. Jika Anda rentan terhadap migrain maka mungkin memicu tetapi terlepas dari ini, tidak.

Mitos 5: Cokelat Putih Adalah Cokelat

Cokelat putih sebenarnya bukan cokelat. Hal ini dikenal sebagai konpeksi yang dibuat dengan bantuan mentega coklat, padatan susu dan vanila.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.