4 Manfaat makanan organik untuk kesehatan

Dalam beberapa tahun terakhir konsumsi makanan organik telah berkembang pesat. Banyak manfaat makanan organik untuk kesehatan. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa kesadaran umum masyarakat tentang efek negatif dari teknik pertanian konvensional juga meningkat.

Sementara metode pertanian modern telah mempunyai manfaat yang besar terutama bagi dunia yang berkembang dan banyak membantu untuk menghilangkan kelaparan global, mereka bukan tanpa konsekuensi serius mengingat tingkat pengawet, modifikasi genetik, pestisida kimia, dan hormon yang merupakan bagian dan paket dari proses pertanian. Pertanian organik menghilangkan penggunaan aditif yang berpotensi membahayakan ini secara keseluruhan yang menghasilkan beberapa manfaat utama bagi kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Berikut beberapa manfaat makanan organik untuk kesehatan:

  1. Makanan Organik Lebih Bergizi

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan organik mengandung lebih banyak nutrisi dan mineral penting, termasuk vitamin C, zat besi, dan zinc. Tidak seperti makanan olahan yang diawetkan secara artifisial agar bertahan lebih lama, makanan organik harus selalu disajikan segar yang membuatnya lebih bergizi.

  1. Makanan Organik Tidak Memiliki Bahan Kimia Aditif

Metode pertanian konvensional mengekspos produk menjadi bahan kimia dalam bentuk pestisida, pupuk, dan pengawet. Meskipun ini sangat meningkatkan produktivitas, mereka bisa sangat berbahaya bagi manusia dan dalam jumlah besar bahkan menyebabkan kerusakan permanen. Makanan organik di sisi lain diproduksi melalui metode pertanian tradisional, tanpa menggunakan senyawa buatan atau pengawet, sehingga jauh lebih aman untuk konsumsi manusia.

  1. Makanan Organik Tidak Mengandung Hormon dan Antibiotik Buatan

Untuk memaksimalkan produktivitas dan dengan perluasan keuntungan, sebagian besar peternakan modern menyuntikkan ternak mereka dengan hormon dan antibiotik yang masuk ke tubuh manusia ketika produk seperti daging, susu, dan telur dikonsumsi. Bahan kimia ini terbukti menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan bakteri yang resistan terhadap obat pada manusia, merupakan masalah yang sangat memprihatinkan bagi banyak orang di sektor kesehatan. Metode pertanian organik tidak menggunakan hormon buatan dan antibiotik, sangat mengurangi risiko komplikasi dalam hal ini.

  1. Makanan Organik Memiliki Peningkatan Antioksidan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tanaman yang ditanam secara organik memiliki tingkat antioksidan lebih tinggi daripada yang ditanam secara komersial. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa tanaman cenderung memperoleh pertahanan alami terhadap penyakit dalam bentuk antioksidan yang tidak cukup berkembang, mengikuti penggunaan pestisida.

Metode pertanian modern telah menyelamatkan dunia dari cambukan kelaparan, dan untuk itu kita berhutang terima kasih kepada mereka. Namun mengingat banyak masalah kesehatan dan lingkungan yang menyertainya, pergeseran menuju metode pertanian organik yang berkelanjutan akan terus tumbuh. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang akan terus melihat berbagai manfaat makanan organik dari mereka.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.